
Motivasi untuk Para Orang Tua
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, orang tua tentu menginginkan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya. Salah satu langkah yang paling logis dan penuh pertimbangan adalah memberikan mereka lingkungan yang mendukung tumbuhnya iman, ilmu, dan akhlak secara seimbang.
Pesantren PERSIS Bangil hadir sebagai ruang yang terjaga, di mana anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga dibimbing untuk menjaga ibadahnya, memperkuat aqidah Islamiyah, serta membangun karakter mulia sejak dini.
Di pesantren, pembinaan dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas. Para ustadz dan pengasuh tidak sekadar mengajar, tetapi mendampingi, menuntun, dan menjadi teladan dalam keseharian. Sentuhan pembinaan yang diberikan mencakup jasmani dan rohani, sehingga anak tumbuh secara utuh—kuat dalam logika, teguh dalam prinsip, halus dalam adab.
Ruhiyah mereka dibangun melalui pendidikan tauhid yang lurus, ibadah yang terarah, dan pembiasaan yang konsisten. Dari proses inilah muncul pribadi yang tenang, matang, dan berakhlak mulia—sebuah kualitas yang sulit dibentuk tanpa lingkungan yang tepat.
Memilih pesantren bukan sekadar keputusan pendidikan, melainkan investasi jangka panjang yang menyentuh masa depan dunia sekaligus akhirat. Dengan pondasi aqidah yang kuat, anak akan mampu menghadapi berbagai perubahan zaman tanpa kehilangan arah.
Pesantren PERSIS Bangil—tempat terbaik bagi orang tua yang menginginkan anaknya tumbuh dengan iman yang kokoh, ilmu yang bermanfaat, dan akhlak yang terjaga.
Keterangan foto:
Muhammad Khusnul Khuluq (tengah kemeja putih, Ketua Al Ukhuwah Forum Wali Santri).
Ustadz Muhammad Nuh (sebelah kanan dari Ketua Al Ukhuwah, beliau adalah Ketua IKAPB – Ikatan Alumni Pesantren PERSIS Bangil)
Ustadz Suud Hasanudin (sebelah kanan ustadz M. Nuh, beliau Ketua PW PERSIS Jawa Timur).
Ustadz Khoirus Shouma (sebelah kiri Ketua Al Ukhuwah, beliau Kepala MTs PERSIS Bangil).
Ustadz Hefzi (sebelah kiri Kepala MTs PERSIS Bangil).
Tinggalkan Komentar