Menu
Info Pesantren
Senin, 05 Jan 2026
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. +62741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. +62742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. +62741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. +62742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur

BELAJAR ‘NGONTEN’

Terbit : Minggu, 31 Agustus 2025

BELAJAR BERSAMA P4P:

SEKSI PERPUSTAKAAN DAN PUBLIKASI

 

 

  1. Pengertian Podcast Secara Bahasa dan Istilah
    1. Secara Bahasa: Kata “podcast” berasal dari gabungan dua kata: “iPod”: perangkat pemutar musik dari Apple (meskipun tidak harus memakai iPod untuk mendengarkannya). “Broadcast”: siaran.
    2. Jadi, secara harfiah, podcast berarti “siaran yang bisa diputar di iPod (atau perangkat lain)”.
    3. Secara Istilah: Podcast adalah konten audio digital yang bisa diunduh atau diputar secara daring (streaming), biasanya disajikan dalam bentuk serial atau episode, dan membahas berbagai topik seperti hiburan, pendidikan, berita, hingga bincang santai.
  2. Podcast biasanya:
    1. Berupa rekaman suara (audio).
    2. Disajikan dalam format episodik atau serial.
    3. Bisa didengarkan kapan saja (on-demand).
    4. Dapat diakses lewat platform seperti Spotify, Apple Podcasts, Google Podcasts, dsb.
  3. Sejarah Podcast di Indonesia
    1. Awal Mula (sekitar 2005 – 2010-an):
      1. Podcast mulai dikenal di Indonesia mengikuti tren global, namun masih terbatas dan kurang populer.
      2. Saat itu, internet masih lambat dan mahal, serta perangkat pemutar (seperti smartphone) belum umum.
  • Podcast hanya dibuat oleh segelintir orang dengan minat pada teknologi atau media alternatif.
  1. Perkembangan Awal (2010 – 2016):
    1. Muncul beberapa podcaster independen, namun belum memiliki pendengar yang banyak.
    2. Komunitas podcaster mulai terbentuk secara kecil-kecilan, dan platform distribusi masih terbatas.
  2. Boom Popularitas (2017 – sekarang):
    1. Podcast mulai dikenal luas di Indonesia, terutama setelah:
    2. Maraknya penggunaan smartphone dan internet cepat.
  • Platform seperti Spotify mendukung podcast secara global.
  1. Munculnya konten dari figur publik atau kreator terkenal, seperti Podcast Raditya Dika, Do You See What I See, Rintik Sedu, dan Podkesmas.
  1. Podcast menjadi medium alternatif untuk hiburan, edukasi, dan diskusi santai.

Komunitas podcast Indonesia berkembang, bahkan ada acara seperti Indonesia Podcast Conference dan dukungan dari Spotify for Podcasters.

  1. Kesimpulan:
    1. Podcast adalah siaran audio digital yang bisa diakses kapan saja.
    2. Kata “podcast” berasal dari “iPod” + “broadcast”.
    3. Di Indonesia, podcast berkembang pesat sejak 2017 karena internet, platform distribusi, dan konten kreatif yang variatif.

REKOMENDASI NAMA DAN SEBUTAN ACARA

Berikut adalah beberapa sebutan yang tepat dan kreatif:

ASTRIE TALKS

  • Cocok untuk acara dialog atau bincang santai.
  • “Talks” memberi kesan ringan dan ramah.
  • Nama ini fleksibel untuk konten berita, wawancara, atau obrolan.

INFOA STRIE

  • Fokus pada informasi kegiatan santri dan berita ringan.
  • Sederhana dan langsung menggambarkan isi acaranya.
  • Cocok untuk branding akun sosial media juga.

SAPA ASTRIE

  • Memberi kesan personal dan hangat, seolah Astrie menyapa penonton.
  • Bisa dipakai untuk konten ringan dan informatif.
  • Memberi nuansa akrab dan kekeluargaan.

ASTRIE UPDATE

  • Menunjukkan bahwa acara ini berisi berita atau kabar terbaru.
  • Cocok untuk segmen info kegiatan santri dan pengumuman penting.

NGOBRAS: Ngobrol Bareng Astrie

  • Nama kreatif dan khas Indonesia.
  • Menarik untuk konten bincang santai antar santri, ustazah, atau tamu.
  • Bisa jadi segmen tetap untuk acara tanya jawab.

ASTRIE VISUAL

  • Jika menonjolkan aspek audio-visual (video), nama ini menggambarkan konsepnya.
  • Bisa dipakai untuk konten dokumenter kegiatan santri, liputan, vlog, dsb.

SUARA ASTRIE

  • Memberi kesan bahwa ini adalah “suara” atau perwakilan dari santri asrama putri.
  • Cocok untuk format podcast, monolog, atau opini.

Rekomendasi Tambahan:

Menggabungkan beberapa konsep. Contoh:

Sapa Astrie: Info Santri Terkini

Astrie Talks: Obrolan Ringan, Ilmu Mendalam

Ngobras di Astrie: Dari Santri untuk Negeri

 

PROSES PRODUKSI SEDERHANA – “ASTRIE TALKS”

Diproduksi oleh: Studio Astrie

 Identitas Produksi

KomponenKeterangan
Judul ProgramAstrie Talks
Tema EpisodePentingnya dan Manfaat Berorganisasi
NarasumberKetua P4P (Persatuan Pelajar Pesantren PERSIS Putri)
Durasi Video10–15 menit
Target AudiensSantri putri, pengurus organisasi, alumni
Format AcaraTalkshow semi formal, dua arah
Platform RilisInstagram TV, YouTube, TikTok (versi singkat)
Studio ProduksiStudio Astrie (Asrama Putri)

 Pra-Produksi

Susunan Tim Produksi – Studio Astrie

JabatanNama / Peran
ProduserSantriwati senior / Pembina asrama
HostSantriwati (pembawa acara)
NarasumberKetua P4P
KameramenTim Multimedia Astrie
EditorTim Editing Studio Astrie
Desainer GrafisUntuk thumbnail dan caption video
Publikasi MediaAdmin IG/YT Studio Astrie

 

Rundown Singkat Acara

Durasi Kegiatan
00:00–00:30Intro: Logo Astrie Talks + bumper musik
00:30–01:00Pembukaan oleh host
01:00–10:00Dialog bersama Ketua P4P
10:00–11:00Penutup & pesan dari narasumber
11:00–12:00Outro + ajakan follow/ share

 

Contoh Pertanyaan Host (ToR)

  1. Apa itu P4P dan bagaimana peran organisasi ini di pesantren?
  2. Apa saja kegiatan yang dilaksanakan oleh P4P?
  3. Menurut kakak, kenapa berorganisasi itu penting bagi santri?
  4. Apa manfaat yang kakak rasakan secara pribadi dari aktif berorganisasi?
  5. Bagaimana organisasi membantu membentuk karakter santri?
  6. Pesan kakak untuk adik-adik yang belum ikut organisasi?

 

Produksi (Hari Syuting)

Lokasi Syuting

  • Studio Astrie: ruangan dengan backdrop sederhana (logo Astrie Talks / bendera P4P), pencahayaan cukup, dan minim gangguan.

 Peralatan

  • Kamera HP atau DSLR
  • Tripod
  • Lighting ring atau lampu tambahan
  • Clip-on mic / mic internal
  • Kursi & meja untuk suasana talkshow

 Pelaksanaan Syuting

  • Brief sebelum take (cek suara, posisi duduk, ekspresi).
  • Rekam dua kali jika perlu.
  • Ambil footage B-roll kegiatan P4P (untuk disisipkan saat editing).
  • Sesi dokumentasi (foto behind the scenes).

Pasca-Produksi

Editing Video

  • Tambahkan:
    • Intro & outro dengan logo Astrie Talks
    • Nama host & narasumber (lower third)
    • B-roll kegiatan P4P (transisi antar segmen)
    • Caption penting dari narasumber (highlight quotes)
    • Musik latar yang ringan dan tidak mengganggu

 Desain & Publikasi

  • Buat thumbnail dengan judul: “Kenapa Santri Harus Aktif di Organisasi? Simak di Astrie Talks!”
  • Caption IG/YouTube: “Yuk kenalan lebih dekat dengan P4P! Dalam episode Astrie Talks kali ini, kita ngobrol bareng Ketua P4P tentang pentingnya berorganisasi bagi santri. Banyak insight menarik, jangan sampai ketinggalan! #AstrieTalks #P4P #SantriAktif #StudioAstrie”
  • Upload ke IGTV, YouTube, dan potongan versi pendek ke TikTok.

 Evaluasi dan Dokumentasi

  • Evaluasi internal tim Studio Astrie: apa yang sudah baik, apa yang bisa ditingkatkan.
  • Simpan file master & highlight untuk arsip kegiatan asrama.
  • Kumpulkan feedback dari penonton melalui komentar atau polling di IG story.

 Manfaat Produksi Episode Ini

  • Menumbuhkan semangat berorganisasi di kalangan santri.
  • Menjadi media promosi positif bagi P4P.
  • Menambah kredibilitas Studio Astrie sebagai media kreatif asrama.
  • Melatih santri dalam keterampilan produksi media digital (MC, kamera, editing, dll).

Mengenal beberapa istilah:

  • A-roll adalah rekaman utama (misalnya: wawancara, dialog, host berbicara ke kamera).
  • B-roll adalah rekaman tambahan (misalnya: kegiatan santri, suasana pondok, logo, cuplikan acara, dll).
  • Intro adalah bagian pembuka video yang muncul di awal, sebelum masuk ke isi utama (misalnya dialog atau wawancara).
  • Outro adalah bagian penutup video yang muncul setelah isi utama selesai.
  • Lower third adalah elemen grafis di bagian bawah layar video (biasanya di sepertiga bagian bawah), yang digunakan untuk menampilkan informasi penting, seperti: Nama narasumber; Jabatan atau identitas; Judul segmen; Kutipan singkat; Media sosial atau logo.

HAL PENTING DALAM PRAKTIK PRODUKSI

Dalam proses pembuatan “Astrie Talks”, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar produksi berjalan lancar dan hasilnya menarik, profesional, serta sesuai dengan tujuan dakwah dan edukasi. Berikut ini adalah aspek-aspek yang harus diperhatikan, mulai dari tahap perencanaan hingga publikasi:

  1. Konsep dan Tujuan yang Jelas
    1. Tentukan tujuan utama: edukasi? hiburan? inspirasi?
    2. Pastikan topik dan narasumber selaras dengan nilai-nilai pesantren dan karakter santri putri.
    3. Sesuaikan gaya acara: formal, santai, atau gabungan keduanya. Contoh: Astrie Talks mengangkat tema seputar kehidupan santri, organisasi, keilmuan, dan adab Islami.
  2. Persiapan Materi dan Narasumber
    1. Buat daftar tema/topik yang relevan dan menarik.
    2. Pilih narasumber yang kompeten dan komunikatif (contoh: Ketua P4P).
    3. Siapkan daftar pertanyaan (ToR) agar wawancara mengalir, tidak kaku.
    4. Sampaikan briefing ringan kepada narasumber sebelum syuting.
  3. Tim Produksi yang Terorganisir
    1. Setiap anggota tim harus tahu perannya. Minimal:
      • Host / Pembawa Acara
      • Kameramen
      • Editor Video
      • Publikasi Sosial Media
      • Asisten Produksi (jika perlu)
    2. Buat jadwal produksi agar semuanya siap di waktu yang ditentukan.
  4. Kualitas Audio dan Visual
    1. Meskipun sederhana, usahakan tetap memperhatikan teknis:
      • Pencahayaan cukup (gunakan lampu atau lighting ring).
      • Audio jernih (hindari tempat berisik; pakai clip-on mic jika ada).
      • Background rapi: bisa ditambahkan logo “Astrie Talks” atau dekorasi simpel.
      • Posisi kamera stabil, bisa menggunakan tripod.
    2. Pengambilan Gambar yang Variatif
      1. Gunakan B-roll untuk memperkuat pesan dan mempercantik video.
      2. Ambil close-up dan wide shot untuk menghindari tampilan monoton.
      3. Rekam beberapa footage cadangan (backup).
    3. Editing dan Branding Visual
      1. Tambahkan:
        • Intro dan outro dengan logo “Astrie Talks”.
        • Nama narasumber dan jabatan (lower third).
        • Transisi halus dan musik latar (tidak mengganggu isi).
        • Caption kutipan penting (jika memungkinkan).
      2. Gunakan warna dan font yang konsisten dengan identitas Studio Astrie.
    4. Penyebaran dan Promosi Konten
      1. Upload ke platform yang tepat (IGTV, YouTube, TikTok).
      2. Buat caption yang menarik dan jelas.
      3. Sertakan hashtag relevan, contoh: #AstrieTalks #SantriAktif #P4P #StudioAstrie.
      4. Share ke grup WhatsApp santri, alumni, dan pengurus.
    5. Evaluasi dan Dokumentasi
      1. Setelah tayang, lakukan evaluasi singkat:
        • Apa yang sudah berjalan baik?
        • Apa yang perlu ditingkatkan?
      2. Dokumentasikan semua hasil produksi untuk arsip asrama (dalam Google Drive, flashdisk, dll).
      3. Kumpulkan feedback dari penonton atau tim internal.
    6. Ringkasan Checklist Produksi “Astrie Talks”
AspekSudah? / Belum?
Topik dan narasumber jelas 
Naskah dan pertanyaan siap  
Lokasi syuting ditentukan 
Kamera dan audio disiapkan 
Background bersih dan rapi 
B-roll tersedia 
Video diedit dengan branding 
Sudah diunggah dan dipromosikan 
Evaluasi pasca tayang 

TIME LINE PRODUKSI

Berikut adalah timeline proses produksi untuk program Astrie Talks, mulai dari tahap perencanaan hingga publikasi. Timeline ini bisa disesuaikan tergantung ketersediaan waktu, tetapi format ini cocok untuk produksi mingguan atau dua mingguan secara konsisten.

Timeline Produksi “Astrie Talks”

Topik: Pentingnya dan Manfaat Berorganisasi

Produksi oleh: Studio Astrie

 

H-7: Perencanaan (Pra-Produksi Awal)

KegiatanPenanggung Jawab
Menentukan tema dan topikTim Produksi Studio
Menentukan narasumberProduser / Pembina
Menyusun daftar pertanyaanHost & Tim Naskah
Menjadwalkan hari syutingKoordinator Produksi
Menentukan lokasi syutingTim Setting Studio
Menyusun crew produksi (kamera, editor, dsb)Produser

 

H-5: Persiapan Teknis

KegiatanPenanggung Jawab
Cek peralatan (kamera, tripod, mic)Tim Multimedia
Siapkan backdrop / logo acaraDesainer / Tim Setting
Brief host dan narasumberHost / Koordinator Acara
Siapkan template grafis (lower third, intro, outro)Editor

H-2: Gladi / Rehearsal Ringan

KegiatanPenanggung Jawab
Simulasi pengambilan gambarTim Produksi
Cek suara dan pencahayaanKameramen & Editor
Finalisasi rundown & skrip hostHost & Produser

H (Hari Produksi / Syuting)

KegiatanPenanggung Jawab
Setup lokasi (kamera, lighting, properti)Tim Setting & Multimedia
Perekaman video (utama dan B-roll)Host, Narasumber, Kameramen
Dokumentasi behind the scenesTim Sosial Media

H+1 s.d. H+3: Editing & Review

KegiatanPenanggung Jawab
Editing video (potong, intro, outro, B-roll)Editor
Tambahkan lower third dan captionEditor & Desainer
Review hasil akhir dengan produserProduser & Editor
Revisi jika perluEditor

H+4: Publikasi dan Promosi

KegiatanPenanggung Jawab
Upload ke platform (YouTube, IGTV, TikTok)Admin Media
Membuat caption dan hashtag menarikTim Sosial Media
Membagikan ke grup santri/alumniHost / Admin Sosmed

H+5: Evaluasi Produksi

KegiatanPenanggung Jawab
Kumpulkan feedback dari penontonAdmin Sosmed
Evaluasi internal timSemua Tim Produksi
Catat kekurangan dan perbaikanProduser / Koordinator

Total Estimasi Waktu: 7 Hari Produksi Efektif

  • Bisa disingkat menjadi 3–4 hari untuk konten sederhana.
  • Bisa diperluas jika melibatkan tamu khusus atau episode berdurasi panjang.

 

Artikel Lainnya

Oleh : PERSATUAN PELAJAR PERSIS PUTRA

REBORN TO BE BETTER

Oleh : Humas Persis Bangil

SOMBONG PANGKAL KAYA?

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Flag Counter