
Ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon tanpa buah. Santri tidak cukup memahami pelajaran, tetapi harus menghidupkan ilmu dalam perilaku sehari-hari.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
كَبُرَ مَقْتًا عِندَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ
“Sangat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. Ash-Shaff: 3)
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ
“Al-Qur’an bisa menjadi hujjah yang membelamu atau yang menuntutmu.” (HR. Muslim)
Ilmu harus terlihat dalam akhlak.
Amal membuktikan kejujuran ilmu.
Kebaikan kecil yang diamalkan lebih bernilai.
Tinggalkan Komentar