
BEIRUT- Serangan udara brutal Israel diwilayah padat penduduk di Beirut Selatan pada Jum’at (27/09) lalu membuat pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah meninggal dunia. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh kementerian kesehatan Lebanon pada Sabtu (28/09) lalu.
Menurut laporan Al Jazeera kemarin (24/09), setidaknya ada 33 orang tewas dan 195 orang terluka dalam serangan udara Israel di ibu kota Lebanon itu.
Kematian Nasrallah disebut mengguncang Hizbullah. “Pembunuhan Nasrallah merupakan kemunduran yang signifikan bagi Hizbullah” kata seorang peneliti di Chathan House, Lina Khatib.
Hizbullah tampaknya segera memasang orang untuk menggantikan Nasrallah. Ini sebuah antisipasi untuk serangan Israel yang belum terlihat ujungnya. Ada 2 tokoh terkemuka yang diprediksi menggantikannya yakni Hashem Safieddine dan Naim Qassem.
Duka dari kematian Nasrallah dirasakan warga Iran. Terlihat kemarahan publik di beberapa wilayah. Menurut laporan wartawan Al Jazeera Osama Bin Ja’adid dari Iraq, warga turun kejalan dengan membawa poster Nasrallah. Mereka meluapkan duka dengan cara ini.
(fm/ka)
Tinggalkan Komentar