Menu
Info Pesantren
Sabtu, 14 Feb 2026
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur

Seri 3: Tilawah Al-Qur’an – Ruh Ramadhan dan Identitas Santri

Terbit : Jumat, 13 Februari 2026

Seri 3: Tilawah Al-Qur’an – Ruh Ramadhan dan Identitas Santri

Sahabat Santri,
Ramadhan tidak bisa dipisahkan dari Al-Qur’an. Bulan ini adalah bulan turunnya wahyu. Allah ﷻ berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ
(البقرة: 185)

Artinya: “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil).”

Karena itu, tilawah bukan sekadar rutinitas, tetapi inti dari Ramadhan. Rasulullah ﷺ bersabda:

اقْرَؤُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
(رواه مسلم)

Artinya: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.”

Bagi Sahabat Santri, Al-Qur’an adalah identitas. Di pesantren, lantunan ayat terdengar di kelas, masjid, dan asrama. Ramadhan memperkuat ikatan itu. Target khatam, muraja’ah hafalan, dan tadabbur menjadi bagian dari latihan ruhiyah.

Namun lebih dari jumlah halaman, yang terpenting adalah kedalaman makna. Santri sejati tidak hanya fasih membaca, tetapi juga berusaha memahami dan mengamalkan. Di rumah saat liburan, jadilah penghidup suasana Qur’ani: pimpin tadarus keluarga, perbaiki bacaan, dan hadirkan adab terhadap mushaf.

Ramadhan adalah momentum kembali kepada Al-Qur’an. Dan santri PERSIS Bangil, di mana pun berada, harus tetap dikenal sebagai penjaga kalamullah—dengan lisan yang membaca, hati yang menghayati, dan akhlak yang mencerminkan isinya.

“Lanjut Seri 4”: Infak dan Kepedulian Sosial – Dari Pesantren untuk Umat.

Artikel Lainnya

Oleh : Humas Persis Bangil

TARGHIB RAMADHAN 1443 H

Oleh : SUUD HASANUDIN

MANDI JUM’AT

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Flag Counter