
Pekan Penuh Kegembiraan di Yayasan Almarhamah Kalimantan Utara
Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadhan, Yayasan Almarhamah menjadi saksi kesibukan yang membara dengan berbagai kegiatan yang menggugah semangat. Santri Dai Ramadhan Pesantren PERSIS Bangil, tanpa kenal lelah, mengisi program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) setiap hari pasca Ashar, diikuti dengan kultum sebelum berbuka puasa.
Pada hari Jumat (22/03/24), Yayasan Almarhamah menggelar program kajian muslimah yang dipandu oleh Ustadzah Maryani Mappe. Sementara pada hari Sabtu (23/03/24), suasana semarak tercipta dengan pembukaan Festival Ramadhan 1445 H. Pembukaan Festival Ramadhan sempat tertunda dikarenakan cuaca hujan, akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta dan panitia lomba Festival Ramadhan. Lomba mewarnai, cerdas cermat, adzan, dan hafalan surat pendek juz 30 menjadi sorotan utama.
Setelah sholat Dzuhur berjamaah, kompetisi dimulai dengan penuh semangat. Namun, lomba cerdas cermat harus diundur keesokan harinya karena keterbatasan waktu, seiring diadakannya pesantren lansia yang disampaikan oleh Ustadzah Rohmiati.
Pada Ahad (24/03/24), lomba cerdas cermat berlanjut di musholla yayasan, diikuti dengan sholat Dzuhur berjamaah. Tak hanya itu, petualangan menyusuri perjalanan dari Yayasan Almarhamah hingga Taman Berlabuh Tarakan di Kalimantan Utara menjadi magnet bagi para peserta. Dalam perjalanan, mereka dibagi ke dalam kelompok-kelompok untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang menginspirasi.
Sosialisasi cuci tangan dan menyikat gigi yang benar oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan (UBT) turut menyemarakkan suasana, menjelang buka puasa dan sholat Maghrib berjamaah. Semua kegiatan diadakan dalam rangka memperingati Hari Keperawatan Nasional, dengan harapan membentuk pola hidup sehat dan bersih bagi para peserta.
Setelah sholat Isya dan Taraweh berjamaah, acara penutupan Festival Ramadhan dimulai dengan penuh kegembiraan. Para pemenang lomba tak hanya mendapat hadiah dan sertifikat, tapi juga semua peserta diberi bingkisan berupa makanan ringan sebagai ungkapan kebahagiaan atas kebersamaan dalam memeriahkan festival yang penuh berkah ini.
(Pelajar Haus)
Kontributor: Abdun Nuur Razaqi – Tarakan
Tinggalkan Komentar