
Khidmah Ramadhan Santri Putri: Belajar Mengabdi, Menebar Manfaat
Sejak 16 hingga 24 Februari 2026, santri putri Pesantren PERSIS Bangil melaksanakan rangkaian kegiatan Program Latihan Khidmah Jam’iyyah (PLKJ) sebagai bagian dari pembinaan kepemimpinan, penguatan dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan diawali dengan pembekalan PLKJ yang menanamkan nilai tanggung jawab, semangat pelayanan umat, serta kesiapan mental dalam menjalankan amanah dakwah. Selanjutnya, pelatihan Micro Teaching dilaksanakan guna melatih keterampilan mengajar, komunikasi efektif, serta kesiapan santri dalam menyampaikan materi keislaman di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Pondok Ramadhan 1447 H selama empat hari dalam dua gelombang. Gelombang pertama (19–20 Februari) diikuti oleh peserta dari MI PERSIS Bangil dan MI Makka Sidoarjo. Gelombang kedua (21–22 Februari) diikuti peserta umum tingkat SD dan SMP dari berbagai sekolah, di antaranya SD Muhammadiyah, SDIT Al Uswah, SMPIT Al Uswah, SDI Al Irsyad, serta sekolah lainnya. Alhamdulillah, seluruh kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme.
Insya Allah, rangkaian PLKJ berlanjut pada 23–24 Februari dengan agenda pembinaan dan penyuluhan dari Bimas Polres Pasuruan, penyerahan bantuan pangan bagi 100 warga yang berhak menerima, serta buka bersama anak yatim dan dhu’afa. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus pembelajaran keikhlasan dalam melayani masyarakat.
Santri peserta PLKJ bersama para pembimbing menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kaum muslimin, para wali santri, alumni, dan para muhsinin yang telah memberikan dukungan moril maupun materil sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas dengan pahala berlipat, melimpahkan keberkahan dalam keluarga, serta kemudahan dalam setiap urusan.
Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dan keterbatasan dalam pelayanan. Semoga segala kekurangan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.
Besar harapan kami, kegiatan khidmah dan pembinaan umat seperti ini dapat terus berkembang, semakin luas manfaatnya, dan melahirkan generasi santri yang beriman, berilmu, serta berakhlak mulia. Semoga setiap langkah pengabdian ini menjadi amal jariyah dan sarana mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Tinggalkan Komentar