Menu
Info Pesantren
Jumat, 13 Feb 2026
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur

KEUTAMAAN ORANG BERILMU

Terbit : Jumat, 15 Maret 2024

Keutamaan Orang Berilmu

Oleh: Muhammad Royyan Falih
Santri Kelas 4 Pesantren Persatuan Islam Bangil asal Sidoarjo


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Indonesia memiliki jumlah penduduk yang menurut Badan Pusat Statistik, jumlahnya mencapai 278,7 juta jiwa per tahun 2023, dan dikutip dari hasil Sensus Kependudukan, generasi Z mendominasi jumlah penduduk Indonesia, mencapai 75,49 juta jiwa. setara dengan 27,94 persen dari total seluruh populasi penduduk di Indonesia.
Generasi Z adalah mereka yang tumbuh di era teknologi sedang berkembang dengan pesat. yang mana generasi ini akan memiliki tingkat kreatifitas jauh lebih tinggi dibandingkan dengan generasi sebelumnya, dan memiliki kesempatan untuk bisa menjadi generasi yang lebih sukses, serta menjadi generasi penentu bagi masa depan Indonesia.
Akan tetapi faktanya, UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca kita sangat rendah. dan fakta kedua adalah 60 juta penduduk Indonesia memiliki gadget, menjadi urutan kelima dunia terbanyak kepemilikan gadget. Ironisnya, meski minat baca buku rendah tapi sebuah data mengungkap orang Indonesia bisa menatap layar gadget kurang lebih 9 jam sehari. yang mana penggunaan nya lebih banyak untuk bermain game online dan scrolling social media.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Jawabannya mudah, ketika banyak bermain gadget menyebabkan seseorang jadi sulit fokus membaca buku, karena mata terbiasa melihat sesuatu dengan gerakan cepat. sedangkan membaca buku memerlukan kesabaran dan kefokusan untuk mencerna kosa kata secara perlahan-lahan.
Dikutip dari RISSC, jumlah populasi muslim di Indonesia mencapai 240,62 juta jiwa pada 2023. Jumlah ini setara 86,7% dari populasi Indonesia. yang dimana di dalam Agama Islam sendiri, mewajibkan ummatnya untuk menuntut ilmu. sebagaimana didalam Hadist Nabi Saw.
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224.)
Menjadi seorang penuntut ilmu memiliki berbagai macam keutamaan, dan keutamaan yang paling mulia bagi seseorang yang menekuni dan mendalami ilmu adalah berupa ditinggikan derajatnya oleh Allah Swt. atas hamba-hambanya yang lain. seperti halnya disebutkan didalam Al-Qur’an.
يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ
“Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS Al-Mujādalah [58]:11)
Allah Swt. pula, mengunggulkan hambanya, bagi mereka yang faham dan tekun akan ilmu diatas hambanya yang tidak mau menuntut ilmu. sebagaimana firman Allah Swt.
قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakal lah yang dapat menerima pelajaran. (QS Az-Zumar [39]:9)

Keutamaan lainnya dari ilmu adalah dapat mencapai kebahagiaan baik di dunia ataupun di akhirat. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Nabi Saw.

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ ْالآخِرَةِ فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ هُمَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ
“Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia, maka ia harus memiliki ilmu, dan barang siapa yang menginginkan kehidupan akhirat maka itupun harus dengan ilmu, dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka itupun harus dengan ilmu” (HR. Thabrani)

Bagi mereka para penuntut ilmu, Allah menghendaki kebaikan atas mereka semua, berupa difahamkannya mereka dengan ilmu Agama oleh Allah swt.

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkannya dengan ilmu Agama” (HR. Bukhari.)

Dan Allah akan memberikan ganjaran terbaik bagi mereka yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu berupa Syurga.
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ.
“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga. (HR. Ibnu Majah.).

Bahkan para Shahabat mengakui keutamaan bagi orang yang berilmu, sebagaimana salah seorang Shahabat diantaranya, Mu’adz bin Jabal RA. telah berkata.
“Belajarlah ilmu, sesungguhnya mempelajari ilmu adalah suatu kebaikan, mencari ilmu adalah ibadah, mengingatnya adalah tasbih, membahas suatu ilmu adalah jihad, bersungguh-sungguh terhadap ilmu adalah pengorbanan, mengajarkan ilmu kepada orang yang tidak memiliki pengatahuan adalah sedekah”
Juga seorang Ulama’ termasyhur, dan menjadi salah seorang Imam Madzhab, yakni Imam Asy-Syafi’i, memperingatkan bagi mereka yang malas dan enggan menuntut ilmu.
“Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan.”
Maka di zaman sekarang yang penuh akan kemajuan teknologi, dan kemudahan untuk mengerjakan segala hal. timbul lah statement “Janganlah hanya bekerja dengan keras, tetapi bekerjalah dengan cerdas”. karena kerja cerdas adalah cara bekerja dengan memanfaatkan waktu, tenaga, serta teknologi sebaik mungkin. tujuannya adalah, agar seseorang dapat memperoleh hasil yang lebih besar dengan tingkat usaha yang lebih kecil. sehingga dapat memberikan seseorang kebebasan untuk menentukan cara kerja yang lebih efektif. hal ini membuktikan bahwa hingga saat ini pun seseorang yang memiliki keilmuan dan kecerdasan adalah yang akan lebih diutamakan, dibandingkan mereka yang tidak bekerja menggunakan kecerdasan dan ilmu.
Semoga Allah Swt. selalu memudahkan kita dalam segala hal keilmuan, dan menjadikannya barakah, sehingga baik bagi diri kita bahkan bermanfaat bagi masyarakat. serta memudahkan kita menuju jalan kebaikan dan Syurganya kelak.
الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

Artikel Lainnya

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Bismillah, perbanyak literasi baik dari buku maupun smartphone yang ada di genggaman. karena dari keduanya memiliki sumber keilmuan, jangan sampai tergerus oleh zaman

Tinggalkan Komentar

 

Flag Counter