Menu
Info Pesantren
Sabtu, 11 Apr 2026
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur

Seri 2: Qiyam Ramadhan – Meneguhkan Ruhiyah di Keheningan Malam

Terbit : Jumat, 13 Februari 2026

Seri 2: Qiyam Ramadhan – Meneguhkan Ruhiyah di Keheningan Malam

Sahabat Santri,
Jika siang Ramadhan adalah madrasah kesabaran, maka malamnya adalah madrasah kedekatan. Allah ﷻ berfirman:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ ۖ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
(الإسراء: 79)

Qiyam Ramadhan—tarawih atau tahajud—adalah momentum ruhiyah yang mengangkat derajat seorang mukmin. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(متفق عليه)

Iman dan ihtisab kembali menjadi kunci. Bagi Sahabat Santri, bangun malam bukan hal asing. Di pesantren, qiyamul lail sering menjadi bagian dari pembinaan. Namun Ramadhan memberi nuansa berbeda: lebih khusyuk, lebih panjang, lebih dalam.

Di sinilah karakter santri ditempa. Ketika yang lain terlelap, Sahabat Santri berdiri menghadap Allah. Ketika tubuh lelah, hati justru dikuatkan. Qiyam melatih keistiqamahan—bahwa ibadah tidak bergantung suasana, tetapi komitmen.

Baik di pesantren maupun di rumah saat liburan, jangan biarkan malam Ramadhan berlalu tanpa makna. Jadikan ia waktu bermunajat, mendoakan orang tua, guru, dan umat.

Karena santri PERSIS Bangil bukan hanya kuat dalam belajar, tetapi juga kokoh dalam berdiri di sepertiga malam.

“Lanjut Seri 3” : Tilawah Al-Qur’an – Ruh Ramadhan dan Identitas Santri.

Artikel Lainnya

Oleh : Humas Persis Bangil

KESOPANAN MANUSIA TERHADAP KEPADA TUHAN

Oleh : Humas Persis Bangil

MEMORI UJIAN DAUR ERA ’90

Oleh : SUUD HASANUDIN

SHALAT BERJAMAAH BAGI WANITA

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Flag Counter