Menu
Info Pesantren
Kamis, 03 Sep 2026
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur
  • Putra: Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 223 - Gempeng - Telp. 0343-741932 | Putri: Jl. Pattimura No. 185 - Pogar - Telp. 0343-742891 | email: pesantrenpersisbangil@gmail.com | Bangil | Pasuruan | 67153 | Jawa Timur

Ilmu Ekonomi dalam Bingkai Nilai Islam

Terbit : Senin, 31 Agustus 2026 - Kategori : Da'wah / Guru / Kegiatan / Santri / walisantri

Ustadzah Dalilah Faiz, S.Sos.

Ilmu Ekonomi dalam Bingkai Nilai Islam

Di lingkungan pesantren, ilmu ekonomi tidak berhenti pada angka, transaksi, dan teori tentang pasar. Ekonomi juga berbicara tentang amanah, keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai itulah yang menjadi bagian dari pengajaran Ustadzah Dalilah Faiz, S.Sos., pengajar di Pesantren PERSIS Putri Bangil.

Beliau mengampu mata pelajaran Ekonomi, membimbing santri untuk memahami berbagai konsep ekonomi sekaligus melihatnya dalam perspektif kehidupan seorang muslim. Di pesantren, pembelajaran ekonomi memiliki ruang yang luas untuk mengenalkan prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti kejujuran dalam bermuamalah, larangan riba, pentingnya keadilan dalam transaksi, serta kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

Nama Dalilah Faiz sendiri memiliki kisah yang tidak terpisahkan dari keluarganya. Nama Faiz bersandar kepada nama ayah beliau, Ustadz Faiz AR., yang dikenal sebagai salah satu maestro khath atau kaligrafi Indonesia. Dengan demikian, nama tersebut bukan sekadar identitas keluarga, tetapi juga membawa jejak tradisi ilmu dan seni yang telah lama ditekuni sang ayah.

Kini, Dalilah menempuh jalannya sendiri di dunia pendidikan. Jika sang ayah dikenal melalui goresan pena yang membentuk keindahan huruf, Dalilah hadir melalui ruang kelas yang membentuk cara berpikir santri tentang kehidupan ekonomi.

Dari keduanya terdapat satu benang merah: ilmu yang diwariskan dan kemudian dikembangkan melalui jalan pengabdian masing-masing.

Sebagai guru di Pesantren PERSIS Putri Bangil, Ustadzah Dalilah ikut menanamkan pemahaman bahwa keberhasilan ekonomi tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta yang dimiliki.

Lebih penting dari itu adalah bagaimana harta diperoleh, digunakan, dan memberikan manfaat bagi sesama.

Sebab dalam pandangan Islam, ekonomi bukan sekadar tentang bagaimana manusia menjadi sejahtera.

Ia juga tentang bagaimana kesejahteraan itu diraih dengan cara yang halal, adil, dan penuh keberkahan.

Artikel Lainnya

Oleh : Humas Persis Bangil

KILAS BALIK PESANTREN PERSIS BANGIL

Oleh : Humas Persis Bangil

Buka Bersama dalam Kehangatan Ukhuwah

Oleh : Humas Persis Bangil

Membuka Wawasan, Meneguhkan Jati Diri

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Flag Counter